Buy and Sell Property

Rabu, 18 November 2015

ANDA BUTUH RUMAH BARU DENGAN HARGA TERJANGKAU ?

               RUMAH CONTOH
Saat ini kami sedang membangun 8 (delapan) unit rumah di daerah Depok Sawangan, tepatnya di Jalan Haji Nisan Belakang Masjid Kubah, Rumah sudah terjual 4 (empat) unit dan masih Ready Stock 4 (Empat) unit lagi. Nah jangan sampai kehabisan bagi anda yang membutuhkan rumah baru dengan harga terjangkau ini dengan harga Rp 290.000.000,- dan untuk spesifikasinya sebagai berikut :
1. Luas Tanah 70 m2 - Luas Bangunan 42,5 m2
2. Kamar Tidur 2 buah
3. Kamar Mandi 1 buah
4. Dapur
5. Ruang Tamu
6. Halaman
7. Listrik 1300 watt
8. Air Sumur Bor
9. SHM
10. Akses dekat Masjid Kubah, Stasiun KA, Sekolah, Sentra Bisnis, Restoran dan Sekolah.
Bagi anda yang berminat untuk mendapatkan rumah yang kami sedang bangun ini dapat melakukan pembayarannya melalui Cash atau Credit/KPR dengan DP Rp. 2.500.000,-
Silahkan hubungi Bpk. Eddy Suryadi - 082111139362 / 085730399282


DENAH RUMAH

Senin, 16 November 2015

Jual Ruko di Cibinong

Jual Ruko dengan Luas Tanah 430 m2, berdiri 3 bangunan permanen yaitu Rumah, Salon dan Showroom berikut halaman Parkir.
Lokasi : Jl. Raya Sukahati, Cibinong Bogor.
Status : SHM
Harga : Rp 2,6 M/Nego
Info Lengkapnya Silahkan Menghubungi Bp. Eddy di 082111139362 / 085730399282

Jumat, 13 November 2015

Dijual Villa Lokasi Cidokom-Cisarua, Bogor

Spesifikasi : LT/LB. 1214/300 m2, 5 KT, 2 KM, R. Tamu, Dapur, Listrik 1300 W, Air Sumur Bor (Toren), Teras Atas, Halaman Luas, Parkir 10 Mobil, Status AJB. Harga Rp 1.200.000.000,-/Nego
Akses Jalan Menuju Villa Sudah Aspal Cor Beton, Bisa Melalui Jalan Alternatif Ciawi/Gadog Menuju Villa Jika Jalur Arah Puncak Macet. 

Tips Mendapatkan Bantuan Uang Muka Rumah

Rumah.Com – Uang muka merupakan salah satu kendala masyarakat dalam memiliki hunian. Menyikapi hal tersebut, Kementeran Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) memberikan subsidi berupa bantuan uang muka (BUM).

Didi Sunardi, Direktur Pola Pembiayaan Perumahan, KemenPUPR menjelaskan, BUM adalah bantuan Pemerintah yang tidak memenuhi kriteria bantuan sosial yang diberikan kepada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dalam bentuk uang untuk pemenuhan uang muka kredit/ pembiayaan pemilikan rumah bersubsidi untuk rumah tapak.

Properti Membaik Pertengahan 2016. Apa Indikatornya?

RumahCom – Pelemahan ekonomi yang diikuti pelemahan pasar properti ditengarai bakal berakhir di pertengahan 2016 mendatang. Indikatornya antara lain Rupiah yang mulai stabil, sementara regulasi yang dibuat pemerintah baru akan terasa di pertengahan 2016. Demikian penuturan Eddy Ganefo, Ketua Umum DPP APERSI (Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia).

Menurut Eddy, pasar rumah komersial paling terkena imbas, dimana penjualannya mengalami penurunan cukup tajam.

Kamis, 12 November 2015

Perlukah Agen Properti?

Agen Property adalah salah satu sumber informasi rumah, selain teman, koran, atau tetangga. Ada orang yang nyaman dengan menggunakan jasa mereka, ada juga yang ingin ditangani sendiri. Untuk pembeli rumah pertama, gunakan agen yang selalu mau meluangkan waktu untuk membimbing Anda dalam proses penjualan rumah. Jika Anda merasa tidak cocok, silakan mencoba menjual sendiri properti Anda di masa mendatang.
Ingat bahwa sang pemilik rumah lah yang membuat keputusan, apakah dia akan mendaftarkan propertinya melalui agen real estate sebagai listing. Sehingga, sang pemilik rumah lah yang akan menentukan apakah dia ingin membayar komisi agen.

Membeli Rumah Bekas


Jika memutuskan membeli rumah bekas/second, sebaiknya Anda perlu lebih teliti dalam memeriksa kondisi rumah. Anda harus lebih cermat dalam penilaian karena kondisi fisik rumah sudah dimakan waktu. Jangan mudah percaya pendapat pihak ketiga, karena nantinya Anda lah yang akan tinggal di rumah tersebut. Dengan melakukan pengecekan ini sendiri, Anda dapat mengambil keputusan lebih mantap.

Berikut adalah beberapa petunjuk umum untuk membeli rumah bekas.

Selasa, 03 November 2015

Hindari Hawa Panas di Rumah Dengan Cara Alami

Oleh: Naomi Sitorus | Kamis, 29 Oktober 2015 | Dibaca Sebanyak: 912 Kali

Pemanasan global yang sedang terjadi membuat iklim menjadi tak menentu. Cuaca dan suhu yang panas membuat kebanyakan orang menggunakan pendingin ruangan untuk mengatasinya.
Namun, penggunaan pendingin ruangan memberikan dampak bagi penggunanya. Dari segi ekonomi, tentunya membuat tagihan listrik membludak bila digunakan terus menerus. Sirkulasi udara yang tidak mengalami perputaran juga tentunya berbahaya bagi kesehatan penghuninya.
 Untuk mengatasi suhu yang kian memanas, sebaiknya buatlah suasana rumah menjadi lebih asri secara alami. Berikut ini beberapa langkah yang dapat diterapkan di rumah agar terasa sejuk tanpa menggunakan pendingin ruangan.

Kaca Film
Kaca film dapat digunakan untuk mengurangi hawa panas di rumah. Gunakanlah kaca film yang tidak menyerap panas dan sinar matahari yang biasa digunakan di gedung atau hunian ramah lingkungan.
Banyak Bukaan
Untuk mendapatkan sirkulasi udara yang baik memerlukan banyak bukaan di rumah. Dengan adanya bukaan, udara mudah masuk sehingga membuat rumah terasa segar.
Plafon yang Tinggi
Penggunaan plafon yang tinggi membuat suasana di dalam ruangan menjadi lebih segar. Untuk mengatasi hawa panas dapat menggunakan aluminium foil yang berada di bawah genteng.
Dinding Styrofoam
Dinding styrofoam seperti yang biasa digunakan pada studio musik tidak bisa menghantarkan panas. Dan hal ini yang membuat styrofoam bisa menjadi isolasi termal yang cukup baik.
Tanaman
Tempatkanlah beberapa banyak tanaman di taman rumah. Halaman dengan taman yang rindang membuat asri suasana rumah.

Yuk, buat rumah jadi segar dan asri dengan cara yang alami. Mudah kan ?


Pasar Properti 2016 Masih Menggiurkan

Oleh: Vriana Indriasari | Selasa, 03 November 2015 | Dibaca Sebanyak: 44 Kali

Terpuruknya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat disebut menjadi penanda terjadinya krisis ekonomi  di Indonesia, namun ternyata hal itu tidak mempengaruhi pasar properti di segmen harga Rp300 juta rupiah.
Pasar rumah di kisaran harga Rp300 juta itu, menurut hasil survey yang dilakukan situs properti nomor 1 di Indonesia Rumah123.com,  dinilai masih sangat diminati. Peminat pasa ini disebut-sebut merupakan pekerja dengan penghasilan sekitar Rp8 juta rupiah.
“Jadi sebenarnya yang terkena krisis itu memang mereka yang berpenghasilan besar dan menerpa properti dengan harga di atas Rp300 juta,” ujar Country General Manager Rumah123.com, Selasa (3/11) siang.
Selain mempertimbangkan harga, bentuk properti juga rumah juga masih jauh lebih diminati meski pertumbuhan apartemen terus meningkat. “Rumah jangkung”, bahkan, tak lagi menyasar pusat Kota Jakarta sebagai pasar mereka.
Masih tingginya pasar rumah ketimbang apartemen juga disebabkan minat pembelian rumah pertama bagi kaum muda yang juga terus meningkat. Sebutan investasi menjadikan kaum muda membeli rumah tanpa mempertimbangkan lokasi.
“Jadi mereka yang penting beli dulu yang pertama, nanti bisa dijadikan modal untuk membeli rumah yang lebih tinggi nilainya,” ujar Untung menambahkan. “Lebih mudah membeli yang kedua, ketimbang yang pertama.”

Lebih lanjut, menurut Untung, pasar properti masih tetap menggiurkan, meski untuk kelas menengah. Terlebih mereka dengan kisaran usia 21-30 tahun. Pasar di segmen ini, diprediksi masih akan terus berkembang satu hingga dua tahun ke depan.